Posted by: kecoakakus on: October 26, 2008
Hati-hati, gerimis itu lebih berbahaya daripada hujan lebat ketika Anda di Jakarta. Sebab, kenyataan yang ada saat ini adalah:
Posted by: admin on: October 15, 2008
Permukaan laut diperkirakan akan naik setinggi satu meter pada akhir abad ke-21. Walau masih 91 tahun lagi dan dipastikan kita sudah meninggal dunia, akan tetapi ini sangat mengkhawatirkan.
Seperti yang dilansir sebuah lembaga riset terkemuka Jerman Kamis (10/10). Menurut lembaga itu, kenaikan permukaan air laut ini jauh lebih tinggi ketimbang proyeksi paling optimis yang disampaikan panel iklim PBB, IPCC (Intergovernmental Panel for Clomate Change).
“Kita sebaiknya bersiap-siap dalam menghadapi naiknya permukaan laut setinggi satu meter pada abad ini,” kata Joachim Schellnhuber, kepala Institut Postdam bagi Riset Dampak Iklim (PIK), yang memberikan nasehat kepada pemerintah dalam kebijakan lingkungan.
Tingkat pencairan es di Himalaya dan Greenland telah meningkat menjadi dua kali lipat atau bahkan tiga kali lipat dalam beberapa tahun belakangan ini. Sebagian karena faktor naiknya emisi gas rumah kaca dari berbagai pembangkit listrik China.
Pada Februari 2007, dalam volume pertama laporan bersejarahnya, IPCC meramalkan kenaikan permukaan berbagai samudera antara 19 sentimeter hingga 59 sentimeter pada 2100. Kenaikan permukaan laut satu meter saja boleh jadi akan membuat pulau-pulau di Samudera Pasifik yang letaknya rendah, seperti Tuvalu, akan terendam, dan banjir besar akan menggenangi Bangladesh dan mengancam kota-kota, dari New York hingga Buenos Aires.
Posted by: admin on: October 15, 2008
Jika umat Muslim di Indonesia peka terhadap pesan-pesan yang disampaikan Nabi Muhammad SAW dalam hadist-hadistnya berabad-abad silam, maka negara kita tercinta ini tidak akan begitu sensara, tertinggal, teraniaya dan dipermalukan negera-negera lain.Dalam Hadistnya, Nabi pernah mengatakan bahwa ada tiga hal yang menyebabkan Negara (negera dalam arti yang luas) hancur. Pertama Umat, masyarakat, kaum terlalu banyak omong, banyak bicara kosong, banyak bual akan tetapi tidak banyak berbuat.Penyebab negara atau kaum hancur yang kedua adalah terlalu banyak tidur. Kita bisa melihat, jika seseorang terlalu banyak tidur maka ekonominya bisa dikatakan ‘buruk’. Maka tidak salah kalau shalat subuh dan orang-orang yang selalu bangun pagi akan lebih segar, sehat dan mampu berpikir kuat serta memiliki waktu yang banyak untuk mencari rezki. Dalam azan Shubuh juga ada kata-kata ash shalatu khairun minan naum” (Shalat itu lebih baik dari pada tidur).
Penyebab ketiga kenapa negara atau kaum cepat hancur adalah terlalu banyak makan. Kata makan disini bisa kita tafsirkan dengan bermacam-macam tafsir. Bisa diartikan memang banyak makan secara fisik dan bisa diartikan sebagai orang-orang yang tamak, loba, tanpa malu, korupsi, dsb.
Jika memang negara ini tidak ingin hancur maka hindarilah ketiga hal tersebut.
Posted by: admin on: October 14, 2008
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!